Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Awas, Jangan Sampai Terjerumus dengan Riba


Assalamu'alaikum teman-teman, bagaimana kabarnya hari ini? semoga teman-teman dalam keadaan sehat selalu dan dalam perlindungan Allah SWT.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit informasi kepada teman-teman mengenai iklan riba. Apa itu iklan riba? Iklan riba adalah iklan yang mempromosikan suatu produk yang mana produk tersebut mengandung transaksi riba.

Jika islam sudah mengharamkan riba tentunya kita harus menghindarinya teman-teman, karena mengingat diri kita ini sudah memasuki fase akhir zaman.

Contoh iklan riba yang kita temui hingga saat ini adalah Iklan Pinjaman Online. Sepintas tidak ada yang salah dengan iklan tersebut, karena jika kita mengikuti program tersebut justru kita akan merasa terbantu oleh mereka karena mereka peduli dengan kita.

Meskipun keliatannya tidak ada yang salah, tetap saja islam melarang riba teman-teman. Yang diharamkan disini bukan pinjaman online nya, tapi transaksi yang dihasilkan dari pinjaman online tersebut.

Dimana jika kita meminjam uang sebesar 100ribu dalam jangka waktu 3 bulan, maka kita harus mengembalikan uang tersebut dengan jumlah yang lebih. Tentu ini tidak boleh ya teman-teman, semoga kita selalu dilindungi Allah dan dijauhkan dari transaksi riba.

Buat teman-teman yang saat ini sudah bekerja di bank dan kerjaan tersebut berkaitan dengan riba, saya sarankan buat teman-teman cepet berhenti deh, bukan maksud apa-apa sih, tapi sebagai seorang muslim kita harus saling mengingatkan teman-teman.

Insya Allah jika teman-teman meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik darinya.

Pesan singkat dari saya, untuk saya sendiri dan untuk kita semua

Sesulit apapun keadaan teman-teman saat ini, jangan sampai teman-teman pake layanan pinjaman online yang sampai saat ini sudah tersebar dimana-mana.

Kecuali jika teman-teman pinjam sama teman sendiri, dan jika mereka tidak menerapkan sistem riba (sistem pengembalian lebih) maka itu boleh.

Sekian dari saya, semoga ini bisa menjadi pengingat buat diriku dan diri kita semua.

Posting Komentar untuk "Awas, Jangan Sampai Terjerumus dengan Riba"